theohaga

jewelry casting – cetak perhiasan

In Jewelry / perhiasan on 14 November 2009 at 12:25 am

saya lagi tertarik dengan proses mencetak perhiasan berbahan logam.
saya baru memulai dan mulai mengumpulkan alatnya, yang ternyata selain mahal, juga susah didapatkan di Indonesia. Sigh…
Istilahnya sih pengecoran lost wax casting, karena bentuk perhiasan yang kita inginkan terlebih dahulu dibuat dari lilin yang nanti dilelehkan.

Secara umum prosesnya adalah sbb:

A. Model dibuat dalam bentuk lilin (wax)

a1. bentuk model dengan wax dari berbagai bentuk, fungsi dan tingkat kekerasan. rata-rata wax ini mulai mencair pada suhu 75 C. wax bisa dibeli dalam bentuk cincin/ silinder berongga (siap dipotong sesuai lebar cincin), batangan (bars & slices), kotak (tablets yang bisa diukir), kawat (wax wire assortments: round/ half round, bezel, square, bezel, triangle; wax wire spools), krim (disclosing wax), sticky wax untuk tambalan, wax yang larut dalam air (Sol-U-Carv wax) dan batang kecil (sprue), batang besar(tree, tempat beberapa bentuk wax ditempelkan)

a2. wax dibentuk sesuai perhiasan yang kita inginkan dengan berbagai alat: pisau, gergaji, pahat, spatula, bor hingga solder pen (mis: MasterTouch)

a3. jika bentuk yang hendak dicetak lebih dari satu, wax ditempelkan pada sprue dan sprue ditempelkan pada tree sebagai saluran logam mengalir nantinya

a4. Jika kita ingin meniru perhiasan yang sudah jadi, cetakan perhiasan bisa dibuat dari beberapa lembar karet silikon yang dipanaskan dengan vulcanizer hingga meniru bentuk perhiasan di dalamnya, lengkap dengan salurannya, kemudian di potong. Kemudian cetakan ini bisa diisi dengan wax cair melalui wax injector-vacuum, yang berfungsi untuk menyedot udara dalam cetakan dan memompa wax ke dalam. Hasil cetakan bisa mengering dalam waktu 10 detik. wax hasil cetakan ini kemudian bisa ditempelkan langsung pada wax tree.

a5. bentuk perhiasan bisa didisain dengan software 3D (matrix, 3D Max) dan dicetak dengan printer 3D, seperti:  Solidscape, CNC milling

a6. tree ditempelkan pada landasan berupa lempengan besi bulat (sprue base) dan dilingkupi dengan flask (tong besi)

B. Bentuk ditiru dengan bantuan adonan bubuk gips (investment powder). Investment powder yang saya gunakan adalah satin cast 20 investment buatan KerrLab. Prosesnya sbb:

b1. bubuk ditimbang dan air diukur sesuai takaran

b2. bubuk yang ditambahkan ke dalam air

b3. aduk dengan mixer (mixer dapur juga boleh digunakan) dan vacuum selama 20 detik (salah satu produsennya adalah Grobet USA). Vacuum yang juga bisa bergetar berguna untuk menyedot gelembung udara ke permukaan sehingga tidak menyebabkan porositas dalam casting/ gips

b4. masukan ke dalam flask (tong besi tempat wax disusun), kemudian flask di-vacuum lagi.

b5. flask didiamkan selama 2 jam dan dipanaskan di dalam oven / furnace / kiln pada suhu 149 C. Tujuannya untuk memperkeras gips

C. Gips dipanaskan seperti memanaskan batu bata dan keramik, dimana wax meleleh melalui lubang

c1. copot dasar flask dan masukkan kembali kedalam furnace sesuai petunjuk teknis investment hingga suhu max 732C, agar gips benar-benar keras dan wax benar-benar mencair dan terbakar sempurna

c2. gips dipanaskan sempurna untuk menghindari: keretakan, logam tidak masuk hingga ke rongga terdalam, wax belum benar-benar terbakar, cetakan berpori, partikel asing masuk dalam cetakan, gips berpindah.

c4. Furnace yang digunakan sebaiknya bisa diprogram karena ada beberapa tingkatan suhu dalam membakar cetakan ini. Juga, sebaiknya dilengkapi dengan alat pengukur suhu built-in karena suhu yang berbeda menghasilkan kualitas yang berbeda juga. Furnace yang jadi referensi seperti: Kerr, Neytech.

D. Logam (emas, perak) dilebur dan dituangkan ke dalam cetakan gips yang telah mengeras

d1. sebaiknya logam dilebur hingga 150 C diatas titik leburnya. Misalnya, emas 18 k memiliki titik lebur hingga 943 C, maka emas ini sebaiknya dilebur hingga suhu 1093 C. Secara visual, logam akan membulat dan membentuk pinggiran yang melengkung, serta ada semacam bidang yang bergerak pada permukaan.

d2. logam segera dituang setelah dilebur dan pada saat casting baru dikeluarkan dari oven dalam suhu maksimalnya. perbedaan suhu yang tipis antara logam dan casting bisa menghindarkan keretakan pada casting.

d3. logam bisa dilebur dengan pompa (torch) berbahan bakar atau dilebur dengan alat listrik: electro-melt furnaces

d4.  jika proses ini dilakukan dengan alat MixCast buatan CIMO itali (dimulai dengan kapasitas logam 1 kg), maka tingkat keberhasilannya bisa mencapai 80% (20% perhiasan pada tree akan rusak).  Jika proses ini dibantu dengan induksi, maka tingkat keberhasilannya bisa mencapai 99%, seperti dengan alat: Indutherm buatan Jerman (dimulai dengan kapasitas logam 100 gr). Alasannya, proses induksi akan tetap memanaskan logam di dalam casting hingga secara sempurna mencapai rongga terjauh

E. Gips dihancurkan dengan air dan didapat perhiasan logam yang mirip dengan bentuk wax. Perhiasan kemudian di-polish

e1. gips ini pada dasarnya hancur di dalam air. Jika belum sempurna, perhiasan bisa dibersihkan dari gips dengan bantuan uap bertekanan (alatnya: steamer)

e2. kemudian perhiasan di-polish dengan berbagai alat, seperti: spindle polisher, bench polisher, multi-grinder, tumblers, magnetic machines, flexible shaft, kikir (files) dan kain

senang rasanya membuat perhiasan sendiri. Ingin diskusi? coba ke: theohaga@gmail.com

  1. Halo,

    dengan tidak sengaja saya menemukan blog anda.. Saat ini saya jg tertarik sekali dengan casting perhiasan. Boleh tahu di mana anda membeli mesin2 nya, termasuk mesin cor nya? Berapa ya kira2 harga mesin cimo/ induterhm? Lalu, apakah casting anda sudah jalan skrg?

    Trims

    • hai,
      sayangnya mesin ini masih harus di-import. Dengan fungsi standar: induksi, vacuum, oven suhu tinggi, seharusnya mesin-mesin ini sudah bisa diproduksi di dalam negeri, apalagi dengan fungsi value-add yang sangat tinggi. harga indutherm MC15 kurang lebih Rp.150.000.000,- dengan kapasitas max 100 gr emas 18 K; sementara CIMO mix cast kurang lebih Rp. 156.000.000,- dengan kapasitas 1 kg. Saya kurang tahu harga melter karena saya biasa melebur sendiri apalagi kalau dalam kapasitas kecil (dibawah 100 gr)

      • Mungkin gara2 pasarnya kurang banyak kali ya, makanya belum ada yg bikin. Saya tahu orang yg bikin mesin cor (vacuum tapi bukan yg induksi, yg seperti cimo), tapi berhubung mesin nya tidak di demo kan (jadi harus pesan dulu baru dibikin, dan tidak di stok sama sekali), ya khawatir juga saya mencobanya. Apalagi kan harganya jg tidak murah (dan tidak beda jauh dengan mesin luar), lebih baik membeli yg sudah ada stok dari perusahaan luar negri yg memang sudah bergerak di bidang itu untuk bbrp lama, setidaknya kan kualitas terjamin.

        Apakah theohaga pernah mencoba mencor barang2 yg tipis dan memiliki detail cukup banyak? Seperti cincin, atau liontin, atau anting? Saya kesulitan untuk mengetahui kualitas hasil cor-an dari mesin cimo apabila dibandingkan dengan mesin indutherm. Ada yg bilang cimo ga bisa bikin barang2 tipis/ banyak batu, ada jg yg bilang bisa. Gara2 mesin2 ini hampir tidak pernah di demonstrasi kan, jadinya ya susah jg untuk tahu.

        Pernah mencoba mesin cor dari China? Ada jg yg seharga cimo ini, yaitu +\- 150 jt, tapi lebih mirip indutherm yg semi automatis. Tapi saya kurang tahu, apakah menggunakan induksi atau bukan. Tapi vacuum nya sih iya. Apakah anda pernah mencoba indutherm yg vc200/300? Harga di luar sih, harusnya sekitar 150 jt jg, saya rasa lebih mending ini drpd mc 15 yg kapasitasnya sangat sedikit. Yg vc 400 pun, harganya skitar 230 jt hrsnya kalo di luar, tapi tidak tahu kalo di sini.

        BTW, kalo pake gambar2 pasti blog nya lebih menarik hehe, hanya usul saja. Boleh lihat hasil2 cor nya? Aneh jg ya, saya klik add comment, tapi tidak lgsg muncul reply saya nya. Apakah harus menunggu bbrp lama dulu ya?

      • sori, komentarnya ternyata nyempil di spam folder🙂.
        sebenarnya pasarnya besar sekali di Indonesia, sebesar jumlah penduduk kita; mirip seperti India yang kebutuhannya bisa dilihat di: http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601091&sid=aa6oc6Wz9Ftg
        Saya yakin di Surabaya (mis: http://www.ubsgold.com) dan Yogya banyak sekali perusahaan casting perhiasan. Bahkan di Bali ada studio casting untuk disewakan. Tapi infonya susah didapat, mungkin karena dianggap rahasia perusahaan dan kurangnya keinginan masyarakat kita untuk berbagi informasi. bandingkan dengan forum para pengrajin perhiasan di: http://www.ganoksin.com. Produsen mesin pembuat perhiasan di India sangat bervariasi, lengkap dengan videonya di Youtube. Saya justru tidak menemukan produsen mesin pembuat perhiasan di Indonesia. Mungkin hal ini juga disebabkan karena pengrajin kita lebih mengandalkan keahlian tradisional, seperti: teknik filigree dan patri manual.

        Saya belum pernah mencor sendiri perhiasan saya tapi setahu saya justru indutherm secara logika dan dari info di internet memang lebih detil.
        Setahu saya, harga vc 400 itu sekitar Rp. 400 juta tapi saya yakin mesin ini hanya feasible untuk perusahaan super besar. Harganya bisa dua kali lipat harga dasarnya. Btw, saya sangat heran jika pemerintah masih mengenakan pajak yang sangat besar untuk mesin produksi sehingga kita makin kalah bersaing, terutama bila belum ada produsennya di Indonesia. Bahkan nyaris tidak ada produsen oven lokal di Indonesia, padahal oven salah satu elemen penting dalam casting.

        saya belum ada hasil castingnya nih, tapi saya coba posting beberapa foto yang lain:-)

  2. Mungkin gara2 pasarnya kurang banyak kali ya, makanya belum ada yg bikin. Saya tahu orang yg bikin mesin cor (vacuum tapi bukan yg induksi, yg seperti cimo), tapi berhubung mesin nya tidak di demo kan (jadi harus pesan dulu baru dibikin, dan tidak di stok sama sekali), ya khawatir juga saya mencobanya. Apalagi kan harganya jg tidak murah (dan tidak beda jauh dengan mesin luar), lebih baik membeli yg sudah ada stok dari perusahaan luar negri yg memang sudah bergerak di bidang itu untuk bbrp lama, setidaknya kan kualitas terjamin.

    Apakah theohaga pernah mencoba mencor barang2 yg tipis dan memiliki detail cukup banyak? Seperti cincin, atau liontin, atau anting? Saya kesulitan untuk mengetahui kualitas hasil cor-an dari mesin cimo apabila dibandingkan dengan mesin indutherm. Ada yg bilang cimo ga bisa bikin barang2 tipis/ banyak batu, ada jg yg bilang bisa. Gara2 mesin2 ini hampir tidak pernah di demonstrasi kan, jadinya ya susah jg untuk tahu.

    Pernah mencoba mesin cor dari China? Ada jg yg seharga cimo ini, yaitu +\- 150 jt, tapi lebih mirip indutherm yg semi automatis. Tapi saya kurang tahu, apakah menggunakan induksi atau bukan. Tapi vacuum nya sih iya. Apakah anda pernah mencoba indutherm yg vc200/300? Harga di luar sih, harusnya sekitar 150 jt jg, saya rasa lebih mending ini drpd mc 15 yg kapasitasnya sangat sedikit. Yg vc 400 pun, harganya skitar 230 jt hrsnya kalo di luar, tapi tidak tahu kalo di sini.

    BTW, kalo pake gambar2 pasti blog nya lebih menarik hehe, hanya usul saja. Boleh lihat hasil2 cor nya?

  3. Mungkin gara2 pasarnya kurang banyak kali ya, makanya belum ada yg bikin. Saya tahu orang yg bikin mesin cor (vacuum tapi bukan yg induksi, yg seperti cimo), tapi berhubung mesin nya tidak di demo kan (jadi harus pesan dulu baru dibikin, dan tidak di stok sama sekali), ya khawatir juga saya mencobanya. Apalagi kan harganya jg tidak murah (dan tidak beda jauh dengan mesin luar), lebih baik membeli yg sudah ada stok dari perusahaan luar negri yg memang sudah bergerak di bidang itu untuk bbrp lama, setidaknya kan kualitas terjamin.

  4. aneh jg ya, saya uda nge reply kmaren, tapi ga muncul yg saya tulis.

  5. apa kepanjangan ya yg kmaren?

    Barang2 yg bro cast, seperti apa aja ya? Saya penasaran dengan perbandingan kualitas hasil cast antara induterhm mc15 dengan cimo? Apakah anda pernah mencoba meng-cast barang2 yg tipis dengan detail yg lmayan? Karena barang2 yg agak tipis, yg lebih sulit.

    Pernah mencoba mesin dari China, yg seharga +/- 150jt jg, tapi dengan frekuensi/ induksi seperti indutherm? Saya benar2 tertarik dengan harganya, jika kualitas nya memang baik.

    • kepanjangannya saya juga kurang tahu, coba lihat di websitenya: http://www.cimosrl.it dan http://www.indutherm.de
      wah, saya sendiri belum punya mesinnya karena mengingat harganya yang cukup mahal (tapi masih dipertimbangkan terus mengingat rupiah yang terus menguat). Saya pernah melihat hasil cetakan indutherm berbentuk sisir hingga setipis d= 0.2 mm (walaupun menurut saya itu lebih tergantung pada kualitas pembuatan wax dengan software dan printer 3D, serta pembakaran gips-nya dengan furnace). kelebihan indutherm hanya pada tingkat keberhasilannya karena induksi menjaga logam tetap cair dalam cetakan hingga mencapai lorong terjauh dan paling tipis.
      mendapat informasi produk eropa saja saya sudah kesulitan, apalagi mencoba produk china. mungkin mas bisa cerita pengalamannya🙂

  6. Iya, memang di Surabaya banyak yg bikin2 perhiasan, dari yg kecil2 sampai yg terbesar, seperti ubs. Kalau untuk yg bikin mesin nya, yg bikin mesin cor di Indonesia saya hanya tahu 1 orang, tapi itu jg saya belum pernah mencoba jadi saya tidak bisa memberikan review. Karena alasan2 yg saya utarakan di atas tadi, saya tidak mencobanya.

    Saya rasa, penyebab kurangnya informasi bisa jg disebabkan oleh tidak gampang dan tidak murahnya akses internet. Dan pula, mungkin orang2 yg ahli dalam membuat perhiasan tidak begitu ahli dalam hal komputer2.

    Pernah datang ke pameran perhiasan, mas theohaga? Saya coba datang ke yg terakhir di Surabaya bbrp minggu kemaren. Di sana jg ada stand2 yg jual alat2 gt, selain stand2 perhiasan. Banyak informasi yg saya dapat ketika berbincang2 dengan orang2 di stand alat2 tersebut. Mereka memang dasarnya dari tehnik/ kimia begitu sih ya, kalo saya dari design😉.

    Untuk produk China, saya jg sedikit sekali mendapat informasi nya. Mungkin jg karena ketika saya melakukan search di internet, saya hanya menggunakan bahasa inggris, berhubung saya tidak bisa bahasa China. Tapi yg saya dapat adalah http://chengyixin.net.cn/ Sistem nya mirip indutherm vc400, yg menggunakan induksi, tapi harganya hampir 1/2 nya. Cuma untuk daya tahan dll, nah itu dia yg jadi pertimbangan. Karena yg pernah membeli mesin2 tidak menerima siapa saja untuk melihat mesinnya, jadi susah jg. Selain itu jg, saya tidak tahu apakah isi dalam mesinnya, seperti vacuum nya, panas nya, induksi nya, ataupun hal2 lain nya sama kualitasnya dengan merk2 top seperti indutherm/topcast. Memang sistem nya sama, yaitu induksi dan vacuum pressure casting, tapi bisa saja kekuatan vacuum nya berbeda, bahan bodi mesinnya beda, sensor panas nya jg beda, dll. Nah, makin susah aja ni membandingkannya. hehe.

    Tapi sepertinya, lebih mending membeli mesin dari China yg induksi ini, drpd membeli Cimo yg sistem lama; karena harganya sama. Dan jg menurut saya, meskipun China terkenal dengan barang2 murah, yg kualitas nya kurang ok, tapi saya yakin ada jg barang2 yg memang berkualitas, hanya saja kita harus bisa memilih2 dan melakukan research dulu. Seperti, orang bule yg kita kenal tinggi2 dan besar2, tapi padahal ada koq yg pendek dan kecil jg.

  7. Saya mau menanyakan, kalau cetakan gypsum yang telah di oven boleh didiamkan berapa lama sebelum cetakan gypsum tsb dipanaskan di dlm furnace. Apakah tdk masalah apabila cetakan gypsum tsb didiamkan selama kurang lebih 24 jam? Saya mohon penjelasannya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih..

    • wah, cetakan itu tidak boleh didiamkan, justru harus segera dicetak agar cetakan tidak pecah karena perbedaan suhu yang besar.

      • Terima kasih untuk jawabannya yaa… Tp mungkin maksudnya harus segera dicor ya..? Trs klo misalnya cetakan gypsum sdh melalui proses dewaxing dan proses pengerasan cetakan gypsum dlm furnace selama 12 jam, kemudian krn ada sesuatu mslh proses cor jd tertunda sampai 2-3 hari. Apakah boleh/bisa cetakan gypsum tsb di panaskan kembali dlm furnace selama 12 jam..?
        Trima kasih yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: