theohaga

pemanas ruangan

In ruang on 14 August 2009 at 3:09 pm

pemanas ruangan itu untuk apa? begini ceritanya:

saya tinggal di daerah yang beda suhu antara siang dan malam cukup ekstrim. Pada siang hari hingga jam tertentu saat malam, suhu di kamar terasa panas. hal ini juga disebabkan karena kesalahan perencanaan rumah sehingga sirkulasi udara dalam ruangan terganggu dan panas terperangkap di dalam rumah dan di bawah plafon.

Tetapi menjelang pagi hari, udara cukup dingin untuk memaksa tubuh yang sudah terjaga tidur kembali. salah satu solusinya adalah memasang pemanas buatan. Syaratnya adalah berbentuk ringkas dan instalasi yang ringkas, tidak berefek samping dan aman untuk anak-anak.

Salah satu cara pemanasan ruangan di negara empat musim adalah mengalirkan air panas melalui instalasi yang ‘diterima’ oleh unit di kamar dan kembali ke unit pemanas sebagai air dingin dst. kelemahannya adalah sistem ini butuh instalasi yang rumit.

cara lain: menggunakan pemanas ruangan dengan briket atau arang. Keuntungannya, briket mudah dibuat di sini karena sangat berlimpah dengan tempurung kelapa (tempurung kelapa hanya perlu dibakar dan ditaruh ke dalam drum pemanas). Cara kerjanya: pemanas yang ditaruh diluar ruangan mengeluarkan udara panas yang dialirkan ke dalam ruangan. sepertinya, panas yang dihasilkan tergantung pada jumlah arang dalam penampungannya

tantangannya: udara panas perlu disaring sehingga tidak ikut membawa debu arang ke dalam kamar. tantangan lain: bagaimana cara mengaktifkan pemanas ini pada saat yang kita inginkan, katakanlah jam 4 pagi?
Untuk ini diperlukan timer yang bisa menyalakan pembakar arang.

Untuk masalah itu, saya belum dapat solusinya🙂. tunggu hasil penelitian saya ya🙂. Salah satu pertanyaan saya adalah: dimana ada yang dijual timer yang bisa menyalakan api? kalau bisa sih semudah starter menyalakan mobil🙂

Mudah-mudahan pemanas ini cukup ringkas untuk keperluan kamping (pengganti api unggun), pemanas penginapan, peternakan ayam.

disainnya juga menyusul……atau tidak🙂

logikanya: udara dingin bergerak ke bawah dan udara panas bergerak ke atas, maka pemanasnya bisa saja di taruh di lantai. tapi harus tetap aman dari jangkauan anak-anak

kalau ditanya, kenapa gak pake alarm di hp aja biar bangun?
alasannya begini: cara bangun yang segar itu adalah bangun dengan sendirinya, dimana tubuh merasa bahwa bangun lebih baik daripada kembali tidur. Ilhamnya dari orang yang bangun karena terkena matahari pagi, baik karena terangnya maupun karena hangatnya :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: